image image image
Pertemuan dengan Konsorsium Nagoya University 0 0 1 139 796 KBRI 6 1 934 14.0 Normal 0 false false false EN-US JA X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:Cambria;} Nagoya University ditetapkan sebagai tuan rumah pertemuan rektor-rektor Universitas di Jepang dan Indonesia. Untuk itu Nagoya University bekerjasama dengan konsorsium Universitas di Aichi Area mengundang Atase Pendidikan KBRI Tokyo untuk memberikan presentasi status terkini Perguruan-perguruan Tinggi di Indonesia sekaligus membahas Dengan hormat kami ingin menyampaikan bahwa dalam rangka memenuhi undangan pertemuan dari beberapa pihak dan PPI di bawah ini membahas pemantapan pelaksanaan Konferensi para Rektor Indonesia dan Jepang yang akan diselenggarakan pada tanggal 15-16 November 2012. Rencanannya Konferensi para Rektor ini akan dihadiri oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Bapak Prof. Dr. Mohammad Nuh, DEA beserta Presiden ke 3 Republik Indonesia, Bapak Prof. Dr. B.J. Habibie yang sekaligus akan mendapatkan Doktor Honoris Causa atas jasa beliau dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan Teknologi.
Laporan Belajar Dengan ini diberitahukan bahwa dengan masih banyaknya Mahasiswa, Karyasiswa, Trainee, dan Researcher Indonesia di Jepang yang belum melapor dan atau memberikan laporan belajar per enam bulanannya kepada Bidang Pendidikan KBRI di Tokyo, maka dengan ini kami ingatkan kembali, agar Saudara-Saudara segera mengirimkan laporannya kepada kami atau dengan mengisi Oline Form - Laporan Belajar.
Kedutaan Besar Republik Indonesia Bidang Pendidikan 5-2-9, Higashi-Gotanda, Shinagawa-ku
Tokyo 141-0022, Japan
Telp. +81-3-3441-4201 Ext 240, 241, 242, 243
Fax. +81-3-3280-5609
http://www.atdikbudtokyo.com
 

The 3rd International Conference on Sustainable Future for Human Security – SUSTAIN 2012 merupakan kegiatan besar tahunan PPI Kyoto yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2010. Konferensi ini diadakan di Kyoto University pada tanggal 4-5 November 2012 dan dihadiri oleh 350 peserta dari Eropa , Afrika dan Asia. Konferensi SUSTAIN berasal dari kebutuhan untuk menyediakan sebuah forum antar-disiplin di mana masalah yang paling serius yang mempengaruhi masa depan yang berkelanjutan untuk keamanan manusia dapat dibahas , sebagai pengakuan atas fakta bahwa banyak masalah di masa depan sejatinya dilakukan dengan pendekatan integrasi. Konferensi ini membahas masalah penting utama untuk keamanan manusia , dan mengusulkan pendekatan yang lebih konstruktif dan progresif untuk menjamin keberlanjutan sosial di masa depan. Pertemuan ini juga menyediakan sebuah forum umum untuk berbagai peneliti dan praktisi yang mengkhususkan diri dalam berbagai tema yang terkait dengan konperensi. PPI Kyoto bekerjasama dengan Organisasi untuk Promosi Hubungan Internasional ( OPIR ) Kyoto University, Sekolah Pascasarjana Ilmu Energi ( ES ) , Global Center untuk Pendidikan dan Penelitian Rekayasa Keamanan Manusia ( HSE ) , Pusat Studi Asia Tenggara ( CSEAS ) , Balai Penelitian Humanosphere Berkelanjutan ( RISH ) , Program COE global untuk Keberlanjutan / Sains survivability untuk Masyarakat Resilient Adaptable untuk Kondisi Cuaca Ekstrim ( GCOE - ARS ) dan Program Sekolah Inter -Sarjana untuk Pembangunan Berkelanjutan dan Masyarakat Survivable ( GSS )

PPI Korda Hokuriku yang meliputi, Kanazawa. Fukui dan Toyama setiap tahunnya mengadakan seminar ilmiah. Tahun 2012 ini seminar ilmiah ini diberi tajuk “Science for Better Indonesia” yang diselenggarakan di Kanazawa pada tanggal 4 November 2012. Acara diselenggarakan di suatu tempat yang nyaman di daerah ketinggian yang merupakan fasilitas Kanazawa Prefecture dan sering digunakan oleh mahasiswa-mahasiswa Kanazawa University. Acara diikuti oleh mahasiswa PPI yang berada di Kanazawa, Fukui dan Toyama. Atase Pendidikan KBRI Tokyo, M. Iqbal Djawad memberikan presentasi bagaimana mahasiswa PPI harus menyikapi dan mempelajari Sains dan teknologi yang akan menjadi bekal membangun Indonesia di masa depan. Acara seminar ini diakhiri dengan makan bersama seluruh keluarga besar PPI Korda Hokoriku

Poling

Bagaimana menurut anda informasi yang disajikan di website ini?

Online Sekarang

We have 2 guests online